Mari bersama berfikir maju dan bercita-cita besar

November 1, 2008 at 6:12 am Leave a comment

Segala yang Allah SWT ciptakan di dunia penuh dengan kebesaran dan keagungan yang nyata, begitu pula, Matahari, bulan, bintang, cakrawala dan Penciptaan manusia memancarkan kesempurnaan kuasa sang pencipta.
Karna itu manusia di tuntut untuk menjadi khalifah tuhan di dunia ini. Ia tidak ingin manusia sebagai makhluknya menjadi hina karna kemilau nafsu dunia melainkan Sang pencipta ingin agar manusia menjadi mulia. Bahkan lebih mulia dari para malaikat penjaga alam syurga.

Jikalau manusia mengikuti suara hatinya niscaya kemulian demi kemuliaan akan bersatu dalam dirinya. Keimanan yang utuh dan ketaqwaan yang mendalam adalah jalan terindah yang dapat membawa manusia menuju hakikat kebahagiaan hidup ini.

Mari bersama berfikir maju dan bercita-cita besar. Karna kita di ciptakan bukan untuk menjadi orang yang selalu kalah. Namun manusia sebagai wakil Allah di dunia ini di tuntut untuk memberikan kesejahteraan dan kemajuan dalam segala aspek kehidupan. Setiap langkah yang kita tempuh hendaklah menjadi langkah-langkah kemenangan. Tidakkah kita berfikir bahwa sang pencipta itu sangat dekat dengan kita bahkan lebih dekat dari urat nadi kita ini? Tiada yang mungkin bagi sang pencipta, ia melihat tanpa batas dan mengetahui segala yang tersirart jauh di dasar lubuk hati manusia. Sang pencipta tidak ingin kita terjatuh dan lantas berputus asa. Namun ia ingin kita berhasil walaupu jalan keberhasilan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Ketika kita terjatuh dalam perjalanan panjang. Bukan berarti segalanya telah berakhir. Namun hal ini menjadi bukti bahwa masih banyak ilmu Tuhan yang belum kita ketahui. Pelajarilah mengapa kita terjatuh. Bangkit dan jangan pernah berputus asa. Allah yang maha agung menunggu kemenangan kita. Karna ia begitu mencintai kita. Zikir “ Allah maha besar “ akan memancarkan energi positif kedalam aliran darah kita. Sehingga ia akan membakar semangat kita untuk maju dan sanggup menghadapi persaingan ketat di dunia yang penuh dengan cobaan. Rahasia keberhasilan adalah terus menerus mengingat bahwa kita lebih baik dari apa yang kita fikirkan. Keberhasilan bukan hak mutlak bagi orang yang yang memiliki kecerdasan tinggi, namun sesungguhnya ia di tentukan oleh besar tidaknya “Iman” keyakinan kita meraih kemenangan. Karna itu jangan pernah putus asa kawan.

Tulisan ini terinspirasi dari sebagian koleksi buku favorit saya ESQ Emotional spiritual Quotient karangan Ary ginanjar agustian. Semoga apa yang saya tulis ini dapat membantu membangun kepercayaan diri kita bersama. Kehilangan dunia bukan akhir suatu kisah, namun kehancuran iman yang mengakar jauh di sanubari kita adalah bencana yang jika itu terjadi menjadikan kita manusia paling sengsara dalam hidup ini. Terakhir kali marilah menjaga keutuhan iman karna ia bak pelita yang tak pernah redup sampai akhir zaman, jagalah hati dengan menyadari kelemahan diri karna ia akan berubah-ubah tanpa arah, perbanyaklah muhasabah diri karna ia menjadi jalan menuju manusia yang berhati suci. Semoga kita menjadi hamba allah yang senantiasa memiliki bekal untuk menghadapnya kelak di akhirat nanti, yang pada saat itu tiada yang dapat menolong kita selain rahmat dan kasihnya dan segala amal salih kita.

Entry filed under: Artikel. Tags: .

Dengan Menyebut Nama Allah yang Maha Pengasih Penyayang Indahnya AlQuran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

November 2008
M T W T F S S
    Dec »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Most Recent Posts


%d bloggers like this: